Setahun Memimpin Mesir, Ikhwanul Muslimin Dimakzulkan

Written By Unknown on Kamis, 04 Juli 2013 | Kamis, Juli 04, 2013

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

By Admin 3 - Thu Jul 04, 5:30 am

129471_660_3460214

Mosleminfo, Kairo – Mulai hari ini Rabu (3/7),  DR. Mohammad Morsi diberhentikan dari jabatannya sebagai Presiden Mesir. Keputusan ini diambil setelah diadakan rapat pleno oleh Dewan Militer Mesir (Abd Fattah Al-Sisi), Grand Syaikh Al-Azhar (Prof. Dr. Ahmad Thayyib), Pemimpin Kristen Koptik (Paus Thawrous), Pihak Oposisi (Muhammad Baradei), Perwakilan Partai Salafi An-Nur dan para tokoh serta aktivis negara.

Sebagaimana yang dilansir Al-Jazeera, keputusan ini dinilai sebagai jalan keluar yang tepat untuk meredam perpecahan, mencegah pertumpahan darah dan perang saudara antar rakyat Mesir. Abd Fattah Al-Sisi mengumumkan: Pembekuan sementara undang-undang Konstitusi, Pemberhentian Presiden Morsi, Menunjuk ketua Mahkamah Konstitusi Adli Mahmud Manshur sebagai pimpinan negara sementara, Melantik dan menyumpah Ketua Mahkamah Konstitusi sebagai pimpinan negara sementara, Pembentukan dan penyusunan kembali pemerintahan, dan mengajak segala elemen masyarakat untuk tidak bertindak anarkis.

Grand Syaikh Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmad Thayyib dalam pidato singkatnya yang disiarkan oleh berbagai kanal televisi Mesir, beliau menyatakan, "Mesir menghadapi dua hal yang mana di antara keduanya yang paling manis terasa pahit. Ini merupakan keputusan yang paling tepat yang harus diambil dan diputuskan. Sebab keputusan inilah yang bisa meredam gejolak kemarahan warga Mesir, mencegah pertumpahan darah dan perang saudara antar rakyat Mesir. Dalam agama –Islam- kita harus mengedepankan dan memilih untuk mencegah kemudharatan yang lebih parah. Semoga keputusan ini melegakan kita warga Mesir untuk bisa hidup dalam satu tanah air dan minum satu sumber mata air sungai Nil."

Dalam wawancara via telepon dengan Nile TV, DR. Abdullah An-Najar, anggota Dewan Komite Riset dan Studi Islam Al-Azhar mengusulkan agar lembaran hitam rezim Ikhwanul Muslimin dihapus dari sejarah Mesir dan memulianya dengan lembaran baru karena Ikhwanul Muslimin telah mengkerdilkan banyak pihak termasuk Al-Azhar.

Redaktur: Muhammad Ibrahim

Editor: Samsul Arifin

  • Loading ... Loading ...

  • 0 views

Admin 3 04 Jul, 2013


-
Source: http://www.mosleminfo.com/index.php/berita/setahun-memimpin-mesir-ikhwanul-muslimin-dimakzulkan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=setahun-memimpin-mesir-ikhwanul-muslimin-dimakzulkan
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 komentar:

Posting Komentar